Informasi Publik Berita Terkini

Loading

Archives November 23, 2025

Tren Wisata Tiongkok di Tahun 2023

Tren Wisata Tiongkok di Tahun 2023

1. Kebangkitan Pariwisata Domestik

Setelah pandemi COVID-19, wisata domestik di Tiongkok mengalami kebangkitan yang signifikan. Dengan adanya penyediaan vaksin dan pengurangan pembatasan perjalanan, banyak warga Tiongkok memutuskan untuk menjelajahi keindahan alam dan kekayaan budaya negara mereka sendiri. Destinasi seperti Zhangjiajie, Guilin, dan Lijiang menjadi sangat populer.

1.1. Zhangjiajie

Zhangjiajie, terkenal dengan formasi batuan yang menjulang tinggi, merupakan lokasi yang sangat menarik bagi para pecinta alam. Tahun ini, banyak pengunjung datang untuk menikmati keindahan Taman Nasional Zhangjiajie serta menjajal jalan setapak yang menjulang di atas lembah, seperti Jembatan Kaca Zhangjiajie.

1.2. Guilin

Di Guilin, wisatawan dapat menikmati pemandangan yang menakjubkan dari sungai Li. Banyak paket wisata yang menawarkan perjalanan dengan kapal menyusuri sungai ini, memberi kesempatan bagi para pelancong untuk melihat keindahan lanskap karst yang ikonis.

1.3. Lijiang

Lijiang, dengan kota tua yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO, menawarkan pengalaman budaya yang kaya. Di tahun 2023, banyak wisatawan yang ingin menjelajahi tradisi etnis Naxi, mencicipi masakan lokal, serta menikmati festival budaya.

2. Fokus pada Ekowisata

Dengan meningkatnya kesadaran akan perlunya keberlanjutan, ekowisata semakin menjadi fokus utama bagi para wisatawan Tiongkok. Banyak destinasi berusaha untuk menjaga ekosistem yang sensitif sambil terus menarik pengunjung.

2.1. Pulau Hainan

Pulau Hainan kini dikenal sebagai tujuan ekowisata utama, menawarkan pantai yang bersih dan hutan tropis. Para pengunjung dapat terlibat dalam aktivitas berkelanjutan seperti snorkeling dan trekking sambil belajar tentang pelestarian lingkungan.

2.2. Taman Nasional Sanjiang

Taman Nasional Sanjiang menawarkan keindahan alam serta kekayaan flora dan fauna. Wisatawan dapat melakukan hiking, berkemah, serta menikmati ruangan alam yang tidak terjamah.

3. Wisata Budaya dan Kuliner

Tren wisata di Tiongkok tidak hanya terbatas pada alam, tetapi juga melibatkan wisata budaya dan kuliner yang semakin menarik perhatian. Banyak daerah berusaha untuk memperlihatkan kekayaan budaya dan kuliner lokal mereka.

3.1. Festival Lokal

Berbagai festival budaya, seperti Festival Perahu Naga di Tiongkok Selatan dan Festival Lampion di Taiwan, menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Festival ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk merasakan budaya lokal yang autentik.

3.2. Kuliner Tiongkok

Kuliner menjadi salah satu aspek wisata yang tak boleh dilewatkan. Setiap wilayah di Tiongkok memiliki masakan khas yang beragam. Dari Dumpling di Shanghai hingga Hot Pot di Sichuan, pengalaman kuliner ini menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.

4. Digitalisasi Wisata

Di tahun 2023, digitalisasi menjadi komponen penting dalam sektor pariwisata. Banyak penyedia layanan yang kini menggunakan teknologi untuk meningkatkan pengalaman wisata.

4.1. Aplikasi Wisata

Aplikasi berbasis lokasi yang membantu wisatawan menemukan tempat-tempat menarik, restoran, dan aktivitas lokal semakin populer. Aplikasi ini memudahkan perencanaan perjalanan sekaligus memberikan rekomendasi berdasarkan preferensi pengguna.

4.2. Virtual Reality (VR)

Pengalaman VR dalam tur virtual menjadi tren yang meningkat, memungkinkan orang untuk “mengunjungi” tempat-tempat terkenal sebelum mereka benar-benar pergi. Ini memberi ide ke mana mereka ingin pergi dan apa yang ingin mereka lihat.

5. Wisata Sejarah

Keberadaan situs-situs bersejarah Tiongkok terus menarik perhatian wisatawan. Pengunjung tertarik menjelajahi sejarah panjang dan kaya yang dimiliki negara ini.

5.1. Tembok Besar Tiongkok

Tembok Besar Tiongkok adalah salah satu atraksi utama dengan banyak bagian yang dapat dijelajahi. Tahun ini, ada beberapa program pendidikan yang diadakan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian warisan budaya ini.

5.2. Kota Terlarang

Kota Terlarang di Beijing menjadi lokus utama bagi para pengunjung yang ingin memahami sejarah Kekaisaran Tiongkok. Pameran yang interaktif menambah daya tarik dan menjadikan kunjungan lebih informatif.

6. Konsep Wisata Kesehatan

Wisata kesehatan semakin menjadi tren di Tiongkok. Banyak hotel dan resor mulai menawarkan program kesehatan yang mencakup yoga, spa, dan diet seimbang.

6.1. Retreat Kesehatan

Retreat kesehatan di lokasi seperti Yunnan dan Hainan menarik banyak wisatawan yang ingin merelaksasi tubuh dan pikiran. Paket yang ditawarkan biasanya meliputi aktivitas seperti meditasi, kelas memasak sehat, dan terapi dalam air.

6.2. Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM)

Pusat-pusat kesehatan yang menawarkan terapi dengan menggunakan TCM, seperti akupunktur dan herbal, menjadi semakin populer. Wisatawan datang untuk menjalani perawatan sambil belajar tentang filosofi kesehatan dalam budaya Tiongkok.

7. Wisata Malam

Wisata malam juga menjadi bagian penting dari tren pariwisata di tahun 2023. Destinasi-destinasi seperti Shanghai dan Hong Kong berfungsi sebagai pusat kehidupan malam dengan bar, restoran, dan acara budaya.

7.1. Shanghai

Shanghai menawarkan pengalaman hiburan malam yang tiada duanya. Dari pertunjukan akrobatik hingga bar atap yang menawarkan pemandangan spektakuler kota, ada banyak pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam.

7.2. Hong Kong

Kota Hong Kong menampilkan pasar malam yang hidup, di mana para pengunjung dapat mencicipi makanan jalanan yang terkenal dan membeli barang-barang unik.

8. Pengalaman Kereta Api

Perjalanan dengan kereta api sudah menjadi bagian dari budaya transportasi di Tiongkok. Tahun ini, tren kereta api berkecepatan tinggi semakin mendominasi, menawarkan kenyamanan dan efisiensi bagi para pelancong.

8.1. Jaringan Kereta Api

Dengan pengembangan jaringan kereta api yang terus berlangsung, perjalanan antar kota menjadi lebih mudah dan cepat. Ini memungkinkan wisatawan untuk menjelajahi berbagai daerah seperti Chengdu, Xi’an, dan Hangzhou dalam waktu singkat.

8.2. Pengalaman Mewah

Beberapa operator kereta menawarkan pengalaman mewah lengkap dengan layanan makan yang berkualitas tinggi dan pemandangan spektakuler sepanjang perjalanan, menarik wisatawan yang mencari kenyamanan ekstra.

9. Pariwisata Ramah Keluarga

Tahun ini, ada peningkatan besar dalam wisata keluarga, dengan banyak atraksi dan tempat tinggal yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

9.1. Taman Hiburan

Taman hiburan seperti Disneyland Shanghai dan Universal Studios Beijing menjadi tujuan utama keluarga. Mereka menawarkan berbagai wahana dan pertunjukan yang menarik bagi anak-anak dan orang dewasa.

9.2. Aktivitas Edukatif

Banyak institusi kini menawarkan program edukatif yang ramah keluarga, seperti kunjungan ke museum sains dan kebun binatang, memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain.

10. Inovasi Produk Wisata

Para pelaku industri pariwisata terus berinovasi dengan produk wisata baru untuk menarik lebih banyak wisatawan. Dalam tren saat ini, kolaborasi antara sektor swasta dan publik semakin erat.

10.1. Paket Wisata Tematik

Paket wisata tematik, seperti wisata bersejarah, kuliner, dan ekowisata, diperkenalkan untuk menarik berbagai segmen pasar. Wisatawan dapat memilih paket sesuai dengan minat masing-masing, yang membuat pengalaman lebih personal.

10.2. Kolaborasi Antara Destinasi

Beberapa destinasi secara aktif melakukan kolaborasi untuk menciptakan pengalaman wisata yang terintegrasi, sehingga wisatawan dapat menikmati lebih dari satu tempat dalam sekali perjalanan.

Dalam tren wisata di Tiongkok pada tahun 2023, kombinasi antara pemulihan pasca pandemi, inovasi teknologi, dan fokus pada keberlanjutan menjadi kunci utama untuk menarik wisatawan.

Makanan Tiongkok yang Populer di Kalangan Wisatawan

Makanan Tiongkok yang Populer di Kalangan Wisatawan

1. Dim Sum

Dim sum adalah salah satu hidangan yang paling terkenal dari Tiongkok, terutama di daerah Guangdong. Hidangan ini terdiri dari berbagai jenis makanan kecil yang biasa disajikan dalam keranjang kukus atau di atas piring. Wisatawan dapat menemukan berbagai variasi dim sum, seperti siu mai (dumpling daging babi), har gow (dumpling udang), dan char siu bao (roti kukus isi daging babi). Dim sum biasanya disajikan dengan teh, menciptakan pengalaman kuliner yang khas dan menyenangkan.

2. Peking Duck

Peking duck atau bebek Peking adalah hidangan ikonik dari Beijing. Terkenal dengan kulitnya yang renyah dan dagingnya yang lembut, bebek ini sering disajikan dengan pancake tipis, saus hoisin, dan irisan daun bawang. Proses memasaknya yang unik membuatnya menjadi makanan yang sangat istimewa bagi wisatawan yang ingin mencoba cita rasa otentik Tiongkok. Restoran-restoran terkenal seperti Quanjude dan Dadong adalah tempat yang harus dikunjungi untuk menikmati Peking duck.

3. Hot Pot

Hot pot adalah pengalaman bersantap yang sosok sosial dan menyenangkan, sangat populer di seluruh Tiongkok, terutama di Sichuan dan Chongqing. Dalam hidangan ini, pot besar berisi kaldu panas diletakkan di tengah meja, sementara berbagai bahan seperti daging, sayuran, dan tahu disajikan dipotong kecil. Wisatawan dapat mencelupkan bahan-bahan tersebut ke dalam kaldu, menciptakan perpaduan rasa yang berbeda. Terdapat banyak variasi kaldu, dari yang pedas hingga yang ringan, sehingga setiap orang dapat menemukan pilihan yang sesuai dengan preferensi mereka.

4. Kung Pao Chicken

Kung pao chicken adalah hidangan yang berasal dari provinsi Sichuan. Terbuat dari dada ayam yang digoreng dengan kacang mete, paprika, dan bumbu khas Sichuan, hidangan ini terkenal dengan rasa pedas dan gurihnya. Banyak wisatawan memilih kung pao chicken di restoran Tiongkok di seluruh dunia karena kombinasi rasa dan teksturnya yang menggugah selera. Versi internasional dari hidangan ini juga sering disajikan dengan nasi putih, menjadikannya pilihan yang populer di kalangan pengunjung.

5. Chow Mein

Chow mein adalah hidangan mie goreng yang disukai di banyak negara dan sangat populer di kalangan wisatawan. Dengan campuran sayuran, daging, atau makanan laut, chow mein menawarkan cita rasa yang sederhana namun memuaskan. Biasanya, mie goreng ini disajikan dengan saus kedelai yang kaya, memberikan rasa yang lezat pada hidangan. Wisatawan sering mencari chow mein sebagai pilihan yang mudah dan cepat, terutama saat menjelajahi kota-kota besar.

6. Mapo Tofu

Mapo tofu adalah hidangan khas Sichuan yang terkenal pedas dan beraroma. Tahu lembut dipadukan dengan saus cabai, daging babi, dan bumbu Sichuan menciptakan kombinasi rasa yang kuat dan menggugah selera. Hidangan ini menjadi favorit para wisatawan yang menyukai tantangan rasa pedas dan ingin mencicipi masakan tradisional Tiongkok. Serat tofu yang lembut berpadu sempurna dengan bumbu merah yang kental, menjadikan mapo tofu sebagai pilihan di setiap restoran Sichuan.

7. Jiaozi

Jiaozi adalah dumpling Tiongkok yang biasanya disajikan rebus atau dikukus. Diisi dengan berbagai bahan seperti daging, sayuran, atau seafood, jiaozi merupakan hidangan yang sering dimakan saat perayaan Tahun Baru Imlek. Wisatawan tak hanya menikmati rasa dari jiaozi, tetapi juga pengalaman membuat dan memakan dumpling tersebut sebagai bagian dari tradisi. Rasanya yang gurih dan kenyal membuat jiaozi menjadi salah satu favorit para pelancong yang tertarik dengan masakan lokal.

8. Fried Rice

Nasi goreng Tiongkok, atau “chao fan,” adalah hidangan yang mudah ditemukan dan sangat digemari di kalangan wisatawan. Biasanya terbuat dari sisa nasi yang digoreng bersama sayuran, telur, dan daging pilihan, nasi goreng menjadi sajian yang praktis dan nyaman. Variasi lokal bisa ditemukan di setiap daerah, dengan bahan yang berbeda-beda. Rasa yang kaya dan tekstur yang menggugah selera membuatnya menjadi pilihan utama di meja makan.

9. Zongzi

Zongzi adalah makanan tradisional Tiongkok yang terbuat dari nasi ketan yang dibungkus dengan daun bambu. Hidangan ini biasanya diisi dengan daging, kacang, dan bahan lainnya. Zongzi umumnya disajikan selama festival Duanwu (atau Festival Perahu Naga) dan menjadi salah satu pilihan makanan yang unik bagi para wisatawan. Selain cita rasanya, bentuknya yang menarik juga menjadi daya tarik tersendiri saat dijadikan oleh-oleh.

10. Baijiu

Selain makanan, minuman tradisional Tiongkok yaitu baijiu patut dicoba oleh wisatawan. Baijiu adalah minuman keras yang dibuat dari biji-bijian fermentasi, umumnya beras atau sorgum. Dengan rasa yang bervariasi, baijiu sering disajikan sebagai pendamping saat menikmati hidangan Cina. Wisatawan dapat mencicipi baijiu di restoran atau bar yang sesuai, menggali lebih dalam tentang budaya minum masyarakat Tiongkok sambil menikmati berbagai hidangan.

11. Chinese Tea

Teh Tiongkok dikenal di seluruh dunia dengan kualitas dan variasinya yang tinggi. Mulai dari teh hijau, teh oolong, hingga teh hitam, setiap jenis teh memiliki karakteristik dan rasa yang berbeda. Bagi wisatawan, mencicipi teh yang disajikan secara tradisional adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. Banyak restoran dan kafe di Tiongkok menawarkan sesi pencicipan teh, di mana peserta dapat belajar tentang cara menyeduh teh yang tepat dan pasangan makanan yang sesuai.

12. Sweet and Sour Pork

Hidangan ini adalah perpaduan antara rasa manis dan asam dengan daging babi yang digoreng. Sweet and sour pork biasanya disajikan dengan potongan nanas dan paprika, memberikan tampilan yang menarik dan rasa yang berasa enak. Hidangan ini sangat populer di kalangan wisatawan yang datang dari berbagai belahan dunia dan menjadi salah satu representasi masakan Tiongkok yang disukai banyak orang.

13. Xian Bing

Xian bing adalah pancake goreng Tiongkok yang seringkali diisi dengan berbagai bahan seperti daging, sayuran, dan saus. Hidangan ini adalah pilihan snack yang populer dijual di pinggir jalan. Wisatawan dapat menikmatinya saat berjalan-jalan, dengan tekstur renyah di luar dan isi yang lembut di dalam.

14. Egg Tarts

Egg tarts atau “dan tart” adalah kue yang menggabungkan adonan pastry dengan isian krim telur yang lembut. Makanan ini sangat populer di Hong Kong dan sering dicari oleh wisatawan untuk dijadikan camilan. Rasa manis dan teksturnya yang creamy membuat egg tarts menjadi salah satu panganan penutup yang paling disukai.

15. Scallion Pancakes

Scallion pancakes adalah hidangan sederhana namun sangat lezat yang terbuat dari adonan tepung dengan daun bawang. Dimasak sampai garing dan renyah, pancake ini sering disajikan sebagai lauk atau cemilan. Wisatawan mencintai scallion pancakes karena mudah ditemukan dan memiliki rasa yang enak, serta tekstur yang menarik.

Berkunjung ke Tiongkok tanpa mencicipi berbagai macam makanan ini akan menjadi sebuah kerugian besar. Setiap hidangan tersebut membawa cerita dan tradisi tersendiri yang membuat pengalaman kuliner semakin berharga. Para wisatawan tidak hanya akan puas dengan cita rasa autentik, tetapi juga dapat merasakan budaya dan adat Tiongkok melalui setiap suapan yang mereka nikmati.

Dampak Ekonomi Wisatawan Tiongkok di Destinasi Asia Tenggara

Dampak Ekonomi Wisatawan Tiongkok di Destinasi Asia Tenggara

Pertumbuhan Pariwisata Tiongkok

Dalam beberapa tahun terakhir, wisatawan Tiongkok telah menjadi salah satu segmen pasar yang paling berpengaruh di industri pariwisata global. Diperkirakan, lebih dari 150 juta orang Tiongkok bepergian ke luar negeri setiap tahun, dan Asia Tenggara menjadi salah satu tujuan favorit mereka. Dengan Pulau Bali, Thailand, Malaysia, dan Singapura sebagai beberapa destinasi favorit, dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh kedatangan wisatawan Tiongkok sangat signifikan.

Kontribusi terhadap PDB

Pengeluaran wisatawan Tiongkok di Asia Tenggara terbukti memberikan kontribusi yang besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara tersebut. Sebagai contoh, di Thailand, sektor pariwisata menyumbang sekitar 20% dari PDB, dan sekitar 30% dari total peningkatan kunjungan wisatawan berasal dari Tiongkok. Pengeluaran rata-rata per wisatawan Tiongkok juga lebih tinggi dibandingkan wisatawan dari negara lain, yang semakin memperkuat kontribusi mereka terhadap ekonomi lokal.

Penciptaan Lapangan Kerja

Kedatangan wisatawan Tiongkok tidak hanya meningkatkan pendapatan negara, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru. Sektor pariwisata, yang mencakup hotel, restoran, transportasi, dan atraksi wisata, telah mengalami lonjakan permintaan berkat kunjungan wisatawan Tiongkok. Misalnya, di Malaysia, sektor pariwisata memberikan pekerjaan kepada lebih dari 3 juta orang, dan banyak dari pekerjaan ini dihasilkan dari kebutuhan untuk melayani wisatawan Tiongkok.

Investasi Infrastruktur

Permintaan yang meningkat dari wisatawan Tiongkok mendorong pemerintah negara-negara Asia Tenggara untuk berinvestasi lebih banyak dalam infrastruktur. Pembangunan bandara, jalan raya, dan fasilitas umum lainnya menjadi prioritas untuk meningkatkan kapasitas dan kenyamanan perjalanan. Misalnya, Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok telah mengalami ekspansi untuk menangani peningkatan arus wisatawan, yang sebagian besar berasal dari Tiongkok.

Dampak pada Sektor UMKM

Selain sektor besar, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga merasakan dampak positif. Banyak pedagang lokal, termasuk mereka yang menjual cinderamata, makanan khas, dan produk lokal, mendapatkan keuntungan dari meningkatnya permintaan. Dalam banyak kasus, produk lokal yang unik dan otentik menjadi daya tarik bagi wisatawan Tiongkok yang mencari pengalaman berbeda.

Konsumsi Budaya dan Sosial

Wisatawan Tiongkok tidak hanya terlibat dalam belanja, tetapi juga membeli pengalaman budaya. Mereka tertarik dengan kuliner lokal, tradisi, dan bahkan aktivitas yang melibatkan interaksi dengan penduduk lokal. Pertunjukan budaya, Festival, dan kuliner khas negara membuat mereka merasakan keunikan setiap destinasi. Fenomena ini juga menyebabkan peningkatan minat untuk mempelajari budaya Tiongkok di kalangan masyarakat lokal.

Tantangan Lingkungan

Meskipun dampak ekonominya cukup besar, kedatangan wisatawan Tiongkok juga mengundang tantangan baru, terutama dalam hal lingkungan. Arus kunjungan yang tinggi telah menyebabkan over-tourism di beberapa lokasi, yang berdampak pada lingkungan dan ekosistem. Masalah sampah, polusi, dan kerusakan lingkungan bisa menjadi perhatian utama bagi pemerintah setempat. Oleh karena itu, penting bagi setiap negara untuk mengimplementasikan praktik pariwisata berkelanjutan.

Kebijakan dan Regulasi

Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi, beberapa negara di Asia Tenggara mulai mengadopsi kebijakan yang lebih tegas terkait pariwisata. Mereka menerapkan regulasi yang lebih ketat terkait jumlah pengunjung, pengelolaan sumber daya alam, dan perlindungan budaya lokal. Hal ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, di mana kepentingan ekonomi tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan budaya.

Perubahan Tren Wisata

Tren perjalanan wisatawan Tiongkok juga mengalami perubahan. Dengan kehadiran teknologi dan media sosial, lebih banyak wisatawan memilih untuk mencari pengalaman otentik dibandingkan hanya berbelanja. Ini memberi peluang bagi destinasi untuk menawarkan pengalaman yang lebih mendalam dan berfokus pada budaya lokal. Banyak usaha kini beradaptasi untuk menawarkan tur yang melibatkan kegiatan sosial, kuliner, dan seni, yang bisa menarik perhatian wisatawan Tiongkok.

Digital Marketing dan Promosi

Strategi pemasaran digital juga berperan penting dalam menarik wisatawan Tiongkok. Banyak negara di Asia Tenggara mulai menggunakan platform sosial media yang populer di Tiongkok, seperti WeChat dan Douyin, untuk memperluas jangkauan dan menarik wisatawan. Mereka juga mengadopsi sistem pemanduan berbasis aplikasi dan digitalisasi proses check-in dan booking untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Kesimpulan

Dampak ekonomis dari wisatawan Tiongkok di Asia Tenggara jelas terlihat melalui pertumbuhan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan investasi dalam infrastruktur. Namun, penting untuk tetap menyadari tantangan yang datang bersamaan dengan pertumbuhan tersebut. Dengan penerapan kebijakan yang bijak, kesadaran lingkungan, dan pemanfaatan teknologi, destinasi di Asia Tenggara dapat mengelola dampak positif dan negative yang ditimbulkan oleh arus wisatawan Tiongkok, sehingga pariwisata dapat tetap berkelanjutan dan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.